Tuesday, June 7, 2016

Pusing Mikirin Content? Tulis Apa Saja yang Penting Faedah

Pusing Mikirin Konten Blog.png
Awal mulanya, animo sebuah situs memang berakar dari nilai warta yang disuguhkan kepada para pemirsa media online. Makin bernilai tambah dan autentik kreasi tulis yang dipublikasikan, semakin memicu ketertarikan masal dan visitasi ke laman web.

Tindak-tanduk dan kepiawaian blogger jawara jangan ditanya lagi di bidang ini. Mereka memang pakarnya. Lantas, yang masih di kategori anyar bagaimana?

Tendensi para yunior sering kali berupaya meniti jejak Sang Jawara yang notabene professional menggeluti dunianya dalam keseharian. Kalau memang bisa, tidak masalah dan itu sah-sah saja. Tapi kalau sampai memberi kesan memaksakan diri karena ingin melampaui limit diri sendiri meniti jejak mereka, apa hal semacam itu buruk?

Jawabnya "Tergantung". Semuanya tergantung sudut pandang atau dari sisi mana seseorang menanggapinya. Setidaknya ada dua sisi atau perspektif yang umumnya ada yaitu perspektif yang cenderung memandang dari sisi baik dan sebaliknya.

Sisi baiknya, upaya yang demikian adalah cermin rasa haus pengetahuan, perangai gigih pantang menyerah. Penasaran ingin mengetahui apa yang belum diketahui lalu menjadikannya sebagai pengalaman dan selanjutnya untuk dikembangkan.

Sudut pandang negatif cenderung menanggapinya sebagai Si Kakatua, mengimitasi (pirating) apa yang orang lain bicarakan atau aksi ikut-ikutan dan yang ditakutkan berpeluang memberi imbas yang jelek terhadap apa yang sudah ada.

Jadi, untuk sahabat yang baru merintis blognya, yang ditulis tidak harus persis sama dengan lainnya untuk menarik visitasi pemirsa online. Tulis apa saja, yang penting faedah dengan tetap menjaga keautentikan tulisan.

Supaya nantinya tidak lekas jenuh dan pusing mikirin content blog, tuliskan yang menjadi keseharian atau apa yang paling dimengerti atau dikuasai atau yang benar-benar dicintai atau apa yang paling ingin dilakukan melalui blog.

Ibarat konstruksi sebuah hunian atau bangunan, mulailah dengan membikin pondasi terlebih dahulu. Jika tidak demikian, cepat atau lambat kalian pasti kehilangan ketertarikan terhadap apa yang dikerjakan. Kenapa begitu?

Karena bukan itu passion atau kecintaan yang mendasari kemauan dalam melakukannya, melainkan ketergesaan dalam keterpaksaan yang sifatnya jangka pendek atau hanya sekedar kegandrungan semata.

Kalau benar-benar didasari rasa cinta dalam mengerjakan sesuatu, maka tidak akan ada rasa bosan, tidak akan mengenal yang namanya putus harapan, melainkan menganggap semuanya sebagai tantangan dalam mencapai apa yang sesungguhnya diinginkan.

Jadikan blog untuk mengisi catatan keseharian kalau itulah yang menjadi passion kalian. Kalau menguasai bidang khusus tertentu dan ingin membaginya melalui blog juga merupakan strategi yang sangat baik.

Yang tidak kalah penting, jangan sampai niat yang tadinya ingin berbagi malah justru jadi beban, terlebih untuk diri sendiri.

Kesimpulan

Blog bisa diisi dengan apa saja yang bermanfaat dan layak untuk dibaca tanpa harus ikut-ikutan menulis apa yang orang lain tulis. Ada banyak hal yang bisa ditulis entah itu rutinitas keseharian, warta atau berita, pengetahuan umum, tips kesehatan atau bidang khusus lain yang dikuasai atau sesuai dengan apa yang menjadi kecintaan kalian.

Buatlah content secara bertahap, mulailah dari yang dirasa mudah terlebih dahulu sebelum mengarah pada yang lebih kompleks atau rumit seperti halnya menyusuri anak tangga, satu per satu, perlahan namun pasti.

Apa artikel ini membantu? suarakan opinimu di sesi komentar ya..:)


EmoticonEmoticon